Kisah Sukses Siti Jannatin, Mantan Pegawai Toko Emas yang Kini Laris Manis Usaha Parsel Buah di Wonoayu Sidoarjo
Sidoarjo (kalamnusantara.com) – Momentum peringatan hari besar keagamaan hingga hajatan masyarakat membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya dirasakan oleh Siti Jannatin, pemilik usaha parsel dan distributor buah segar asal Dusun Genengan, Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo.
Kepada media pada Kamis (10/9/2026), wanita yang akrab disapa Janati ini menceritakan perjalanan usahanya yang kini kian berkembang pesat hingga menjangkau berbagai wilayah di Sidoarjo.
Banjir Pesanan hingga Antarkecamatan
Usaha parsel buah milik Janati menjadi langganan favorit masyarakat untuk berbagai kebutuhan acara. Salah satu pesanan terbaru datang dari perangkat desa setempat, yakni Bu Carik Grabagan, yang memesan sebanyak 6 paket parsel buah seharga Rp100.000-an dan 1 paket parsel besar seharga Rp200.000.

Janati menjelaskan bahwa kedua jenis parsel tersebut dirangkai dengan kombinasi buah segar yang disesuaikan dengan harganya.
”Bu Carik tadi membeli paket buah harga 100-an ada enam, terus parsel besar harga Rp200.000 satu,” tutur Janati.
Mengenai isi dan perbedaan dari kedua jenis paket tersebut, Janati merincikan bahwa parsel biasa seharga Rp100.000-an berisi campuran lima jenis buah segar, yaitu apel, pir, belimbing, anggur merah, dan jeruk.
Sementara itu, untuk parsel besar seharga Rp200.000, isian buahnya jauh lebih beragam dan lengkap.
”Per bungkus itu isinya buah apel, pir, belimbing, anggur merah, dan jeruk,” jelasnya mengenai parsel Rp100.000-an. “Untuk parsel yang besar, itu isiannya tadi pisang sunpride, apel, pir, belimbing, anggur muscat, anggur merah, kelengkeng, dan jeruk,” tambah Janati.
Pemasaran buah dan parsel usaha Janati kini tidak hanya melayani warga Desa Popoh, tetapi juga meluas ke kecamatan lain di Kabupaten Sidoarjo. Pada momen Muharraman lalu, ia juga menerima pesanan dari wilayah Desa Tempel, Kecamatan Krian.
Rasa syukur dan apresiasi mendalam pun disampaikan Janati melalui unggahan status WhatsApp miliknya.
”Terima kasih Bu Carik Grabagan atas kepercayaannya, lancar selalu rezekinya ya berkah barokah dunia akhirat 🙏🙏🙏,” tulis Janati.
Peningkatan Omzet hingga 50 Persen Saat Momen Ramai
Menurut Janati, penjualan parsel buah sangat dipengaruhi oleh momen-momen tertentu. Musim pernikahan (mantenan) serta momen peringatan hari besar Islam seperti Maulid Nabi dan bulan Muharram, menjadi pendorong utama lonjakan permintaan.

”Alhamdulillah, kemungkinan kenaikan (penjualan) bisa mencapai 50 persen saat ada pesanan besar atau saat musim Maulid Nabi,” ungkap Janati.
Meski mengakui bahwa pendapatan bulanan dari usaha ini fluktuatif dan tergantung pada ramai atau sepinya pembeli, ia mengaku optimis dan berniat untuk terus menekuni usahanya.
”Harapan ke depan semoga jualannya lancar dan terus berjalan. Meskipun orang jualan itu tidak selalu ramai, insyaallah saya ingin tetap istikamah di bidang ini,” tambahnya.
Banting Setir dari Pekerja Toko Emas Demi Keluarga
Di balik ketekunannya mengelola usaha buah dan parsel dari rumah, Janati menyimpan latar belakang karier yang unik. Sebelum menjadi wirausahawan, ia merupakan seorang pekerja di Toko Emas di kawasan Krian, Sidoarjo, selama 14 tahun.
Keputusan besar untuk banting setir diambil sekitar 5 tahun lalu. Atas saran dari sang suami, Janati memutuskan untuk resign agar bisa mencurahkan waktu dan perhatian lebih dalam mengawasi anak-anaknya yang mulai beranjak dewasa. Dari keputusan itulah, ia mulai belajar berwirausaha dari rumah secara mandiri.
Bagi masyarakat Wonoayu dan sekitarnya yang ingin memesan parsel buah segar maupun produk pendukung lainnya, lokasi usaha Janati dapat dengan mudah ditemukan melalui petunjuk aplikasi Google Maps dengan titik lokasi “Siti jannatin distributor NASA” di Dusun Genengan RT 07 RW 02, Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. (Kholid).