Ratusan Siswa dan Guru SD Muhammadiyah 4 Zamzam Sukodono Sidoarjo Gelar Lomba Fashion Show Peringati Hari Batik Nasional
Sidoarjo (kalamnusantara.com) – Suasana halaman SD Muhammadiyah 4 Zamzam di kawasan Jumputrejo Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, tampak berbeda dan jauh lebih meriah pada Jumat (2/10/2026) pagi hingga siang. Panggung besar berbentuk huruf T yang didirikan di halaman sekolah menjadi saksi aksi ratusan siswa dan guru saat memperingati Hari Batik Nasional.
Sejak pagi, suasana riuh nan penuh antusiasme melingkupi area sekolah. Bak model profesional, ratusan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 secara bergantian melangkah luwes dan melenggak-lenggok di atas panggung. Mereka dengan bangga memamerkan berbagai busana batik hasil rancangan unik dengan beragam corak serta pilihan warna yang memesona.
Kemeriahan tidak berhenti di situ. Lomba fashion show ini juga diikuti oleh puluhan guru pengajar dan wali kelas. Gelak tawa serta riuh sorak-sorai para siswa langsung membahana saat melihat para guru (ustadz dan ustadzah) mereka turut bergaya di atas panggung pameran busana tersebut.
Waka Kesiswaan SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Ayu Wulandari, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan bagian dari program tahunan bertajuk Zamzam Kreatif, yang pada tahun ajaran ini bertepatan langsung dengan momen Hari Batik Nasional.
“Setiap tahunnya SD Muhammadiyah 4 Zamzam mengadakan Zamzam Kreatif. Kebetulan di tahun ajaran ini bertepatan dengan Hari Batik. Jadi, anak-anak diberikan selembar kain batik dan dijahitkan menjadi baju sesuai dengan kreativitas masing-masing. Baik itu dijadikan dress, jaket, blazer, semuanya sekreatif anak-anak. Bahkan para ustadz dan ustadzah juga menjahitkan batik serupa,” tutur Ayu Wulandari di sela-sela acara.

Ia menambahkan, penilaian lomba tidak hanya berfokus pada penampilan saat berjalan di atas panggung (catwalk), melainkan juga pada kreativitas pengolahan batik tersebut.
“Yang menjadi penilaian, salah satu yang ditonjolkan adalah kreativitas dari hasil busana batiknya. Selain itu, kami juga menilai keluwesan anak-anak ketika memeragakan busananya di atas catwalk beserta dengan pose-posenya,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap dapat memfasilitasi minat dan bakat peserta didik sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap warisan budaya bangsa sejak dini.
“Harapan dari kegiatan Hari Batik ini adalah menjadikan siswa-siswi lebih kreatif dan memberikan wadah bagi kreativitas yang dimiliki masing-masing siswa. Ini juga salah satu cara mengenalkan bahwa batik merupakan budaya yang dimiliki Indonesia, dan kita sebagai bangsa Indonesia wajib melestarikannya,” tambah Ayu.

Keseruan acara ini turut dirasakan oleh para peserta didik. Shakya, salah satu siswi SD Muhammadiyah 4 Zamzam yang menjadi peserta lomba fashion show, mengaku sangat gembira dan berharap agar budaya mengenakan busana daerah makin dicintai oleh masyarakat luas.
“Semoga semua orang suka batik,” tutur Shakya berbinar.
Guna menambah semangat para peserta, pihak panitia penyelenggara juga telah menyiapkan beragam hadiah menarik. Tak tanggung-tanggung, deretan apresiasi mulai dari hadiah uang tunai hingga tiket umroh disiapkan bagi para pemenang dalam kegiatan lomba fashion show batik di sekolah tersebut. (Kholid).