Raih Penghargaan Adiwiyata Kabupaten Sidoarjo 2026, MINU KH. Mukmin Siap Melangkah ke Tingkat Nasional
Sidoarjo (kalamnusantara.com) – Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) KH. Mukmin Sidoarjo mengukir prestasi membanggakan di bidang lingkungan hidup. Madrasah yang berlokasi di Jl. KH. Mukmin No. 39, Sidokare, Kecamatan Sidoarjo ini resmi meraih penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 dari Bupati Sidoarjo.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Sidoarjo Nomor: 100.3.3.2/564/438.1.1.3/2026 tentang Sekolah Adiwiyata Kabupaten Tahun 2026 yang ditetapkan pada 7 September 2026.
Berdasarkan surat pengumuman dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo tertanggal 13 Oktober 2026, MINU KH. Mukmin menjadi salah satu dari 16 sekolah/madrasah yang dinyatakan lolos penilaian dokumen dan lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) Tahun 2026.
Penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan secara resmi pada Jumat, 16 Oktober 2026, bertempat di Ruang Pringgitan Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn.menegaskan harapannya agar penghargaan Adiwiyata tidak sekadar menjadi simbolis, melainkan melahirkan perubahan nyata di tengah masyarakat. Sebanyak 16 sekolah penerima penghargaan didorong untuk menjadi pelopor inovasi pengelolaan lingkungan melalui pembiasaan perilaku hidup bersih dan peduli sampah sejak dini.
”Langkah ini tentunya berdampak pada tumbuhnya sumber daya manusia (SDM) yang peduli lingkungan sekaligus mewujudkan Sidoarjo yang bersih, indah, dan asri,” ujar Subandi saat penyerahan Penghargaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026 di Ruang Transit Pendopo Delta Wibawa, Jumat (16/10/2026).
Subandi menambahkan bahwa sekolah memegang peranan kunci dalam menanamkan kebiasaan merawat lingkungan kepada para siswa agar menjadi bagian dari perilaku sehari-hari, baik di sekolah maupun rumah.

”Sekolah ini punya peran penting bagaimana anak-anak kita dibiasakan menjaga kebersihan, mengelola sampah, dan merawat lingkungan supaya menjadi lingkungan yang asri,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari elemen sekolah, pemerintah, hingga masyarakat, untuk bergerak bersama menjaga kebersihan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
“Saya titip, mari dijaga betul. Sekolah yang sudah mendapatkan penghargaan ini harus terus meningkatkan kepeduliannya dan mengajak sekolah-sekolah lain untuk melakukan hal yang sama. Kita jaga keindahan dan kebersihan lingkungan. Ini jihad bersama,” tegas Subandi.
Menanggapi pencapaian ini, Kepala MINU KH. Mukmin Sidoarjo, Hj. Anis Faridah, M.Pd., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kerja keras seluruh warga madrasah.

”Alhamdulillahirobbilalamin, penghargaan Madrasah Adiwiyata MINU KH. Mukmin tahun 2026 telah kita capai,” ujar Hj. Anis Faridah kepada kalamnusantara.com.
Ia menegaskan bahwa raihan ini bukanlah akhir, melainkan sebuah tonggak awal untuk terus mengembangkan budaya ramah lingkungan serta menginspirasi lembaga pendidikan lainnya.
”Ini menjadi langkah awal untuk terus berinovasi dan membangun karakter cinta lingkungan pada seluruh warga madrasah dan juga madrasah ataupun sekolah lain di Sidoarjo. Terus, bismillah, go Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri untuk Indonesia tercinta,” pungkasnya optimis.
Dengan raihan ini, MINU KH. Mukmin semakin memperkuat komitmennya dalam menghadirkan lingkungan belajar yang hijau, asri, dan berwawasan lingkungan demi mencetak generasi masa depan yang peduli terhadap kelestarian alam. (Kholid).