RSU Assakinah Medika & Puskesmas Sukodono Beri Reward Kader Pengabdi 35 Tahun
Sidoarjo (kalamnusantara.com) – Sebagai bentuk apresiasi, Rumah Sakit Umum (RSU) Assakinah Medika dan Puskesmas Sukodono memberikan apresiasi (awarding) kepada kader kesehatan yang telah mengabdi. Masa pengabdian para kader bervariasi, dengan yang terlama mencapai 35 tahun.
Selain itu, RSU Assakinah Medika juga memperkuat sinergi dengan Puskesmas Sukodono untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, serta pembekalan ilmu secara berkelanjutan.
Direktur RSU Assakinah Medika, dr. Adhi Candra Qomaruzzaman, menyatakan bahwa kegiatan kolaborasi ini merupakan bentuk penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian para kader yang menjadi benteng terdepan pelayanan kesehatan. Bahkan, beberapa kader tercatat telah berbakti selama 35 hingga hampir 40 tahun.

“Kader-kader ini adalah salah satu ujung tombak kesehatan masyarakat. Kami selalu ingin merangkul dan berkolaborasi dengan mereka,” ujar dr. Adhi Candra Qomaruzzaman, Sabtu (29/8/2026).
Ke depan, RSU Assakinah Medika merencanakan program edukasi rutin setiap bulan untuk para kader. Dalam program tersebut, pihak rumah sakit siap menghadirkan narasumber dokter spesialis, seperti spesialis penyakit dalam, orthopedi, anak, hingga obgyn, langsung ke desa-desa sesuai kebutuhan kader.
Sementara itu, untuk agenda seremoni dan apresiasi berskala besar, RSU Assakinah Medika menargetkan pelaksanaan minimal satu hingga dua kali dalam setahun, menyesuaikan dengan skema kolaborasi dan dukungan sponsor.
Peningkatan kolaborasi ini juga sejalan dengan bertumbuhnya kepercayaan masyarakat Sukodono terhadap layanan RSU Assakinah Medika, di mana jumlah pasien yang masuk mencatatkan kenaikan hingga hampir 50 persen dalam tiga bulan terakhir.

Selain pemberian penghargaan, para kader juga dibekali edukasi medis, salah satunya mengenai penanganan osteoarthritis, guna memperkuat 25 keterampilan dasar kader di masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Sukodono, dr. Prufiana, M.M., mengapresiasi ajang lomba dan apresiasi yang digelar. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi motivasi penting bagi para kader yang selama ini menyokong keberhasilan program-program puskesmas di lapangan.

“Ajang seperti ini dapat memacu kreativitas kader untuk terus berinovasi dalam melayani masyarakat di Posyandu. Tanpa kerja keras kader, program kami tidak akan terselenggara dengan baik,” kata dr. Prufiana.
Terkait alur pelayanan kesehatan, dr. Prufiana menegaskan bahwa Puskesmas Sukodono sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terus bersinergi merujuk pasien yang membutuhkan penanganan medis tingkat lanjut ke RSU Assakinah Medika. (Kholid).