Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Kalam Kesehatan/35 Tahun Mengabdi, Maslucha Kader Desa Panjunan Sabet Juara 1 Lomba Kader Kesehatan Sukodono
Kalam Kesehatan

35 Tahun Mengabdi, Maslucha Kader Desa Panjunan Sabet Juara 1 Lomba Kader Kesehatan Sukodono

By kalamnusantara.com
Agustus 30, 2026 2 Min Read
0

Sidoarjo (kalamnusantara.com) — Rasa bahagia dan bangga tengah menyelimuti Maslucha (56), seorang kader kesehatan asal Desa Panjunan, Kecamatan Sukodono. Setelah mengabdikan dirinya selama 35 tahun melayani masyarakat, ia berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Kader Kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas setempat bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Asaakinah Medika.

Pencapaian ini menjadi momen istimewa bagi Maslucha. Di usianya yang tak lagi muda, semangatnya tak pernah surut untuk terus berada di garis terdepan dalam menjaga kesehatan warga desanya.

Perhelatan yang baru pertama kali Maslucha ikuti di wilayah Sukodono ini bertujuan memberikan apresiasi khusus bagi para kader yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, selain penilaian rutin untuk balita.

Kemenangan Maslucha tidak didapat secara instan. Rangkaian seleksi diawali dengan kuis pengetahuan medis dasar, dilanjutkan dengan sesi wawancara mendalam pada tanggal 24, hingga akhirnya bermuara pada pengumuman pemenang pada tanggal 29.

Persiapan matang telah dilakukan Maslucha bersama timnya sejak dua minggu sebelum perlombaan. Pengalaman puluhan tahun mengelola Posyandu setiap bulan menjadi modal utamanya, terlebih dalam mengimplementasikan konsep Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Lewat Posyandu ILP, cakupan pelayanan kini tidak terbatas pada balita, melainkan melayani seluruh siklus hidup, mulai dari remaja melalui Posbindu hingga kelompok lansia.

Bagi Maslucha, trofi dan predikat juara bukanlah titik akhir, melainkan pemicu semangat untuk memberikan kontribusi yang lebih besar. Ia menegaskan komitmennya untuk terus membagikan ilmu serta memotivasi kader-kader muda di Kecamatan Sukodono agar tetap tangguh menjalankan tugas mulia ini.

“Saya sangat bangga sebagai warga Sukodono dan warga Panjunan. Setelah menjadi juara 1, saya tetap akan mengabdi untuk desa saya sampai akhir hayat dan terus menyemangati kader-kader lainnya,” ujar Maslucha dengan penuh haru sesaat setelah menerima penghargaan di RSU Assakinah Medika, lantai 5, Sabtu (29/8/2026).

Dalam penentuan hasil akhir, Maslucha tampil unggul di posisi puncak dengan raihan total 136 poin. Tempat kedua diraih oleh Siti Masritah dari Desa Pademonegoro dengan 119 poin, disusul Indarwati dari Desa Pekarungan di posisi ketiga dengan 111 poin.

Sementara itu, predikat Harapan 1 diraih oleh Maslakha asal Desa Pademonegoro (110 poin), Harapan 2 oleh Tri Handayani dari Desa Sambung Rejo (109 poin), dan Harapan 3 didapatkan oleh Risa Puspitasari dari Desa Pekarungan (107 poin). (Kholid).

Tags:

AwardingBupati SubandiDinas Kesehatan SidoarjoKader KesehatanKalam Nusantarakalamnusantara.comKhofifah Indar ParawansaPosyanduPuskesmas SukodonoRSU Assakinah MedikaSubandi-Mimik
Author

kalamnusantara.com

Follow Me
Other Articles
Previous

RSU Assakinah Medika & Puskesmas Sukodono Beri Reward Kader Pengabdi 35 Tahun

Next

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, 42 Ustazah Aisyiyah Bebekan Perdalam Metode Montessori Lewat IHT

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
Copyright 2026 — Kalam Nusantara. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme