35 Tahun Mengabdi, Maslucha Kader Desa Panjunan Sabet Juara 1 Lomba Kader Kesehatan Sukodono
Sidoarjo (kalamnusantara.com) — Rasa bahagia dan bangga tengah menyelimuti Maslucha (56), seorang kader kesehatan asal Desa Panjunan, Kecamatan Sukodono. Setelah mengabdikan dirinya selama 35 tahun melayani masyarakat, ia berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dalam ajang Lomba Kader Kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas setempat bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Asaakinah Medika.
Pencapaian ini menjadi momen istimewa bagi Maslucha. Di usianya yang tak lagi muda, semangatnya tak pernah surut untuk terus berada di garis terdepan dalam menjaga kesehatan warga desanya.
Perhelatan yang baru pertama kali Maslucha ikuti di wilayah Sukodono ini bertujuan memberikan apresiasi khusus bagi para kader yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, selain penilaian rutin untuk balita.
Kemenangan Maslucha tidak didapat secara instan. Rangkaian seleksi diawali dengan kuis pengetahuan medis dasar, dilanjutkan dengan sesi wawancara mendalam pada tanggal 24, hingga akhirnya bermuara pada pengumuman pemenang pada tanggal 29.
Persiapan matang telah dilakukan Maslucha bersama timnya sejak dua minggu sebelum perlombaan. Pengalaman puluhan tahun mengelola Posyandu setiap bulan menjadi modal utamanya, terlebih dalam mengimplementasikan konsep Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Lewat Posyandu ILP, cakupan pelayanan kini tidak terbatas pada balita, melainkan melayani seluruh siklus hidup, mulai dari remaja melalui Posbindu hingga kelompok lansia.
Bagi Maslucha, trofi dan predikat juara bukanlah titik akhir, melainkan pemicu semangat untuk memberikan kontribusi yang lebih besar. Ia menegaskan komitmennya untuk terus membagikan ilmu serta memotivasi kader-kader muda di Kecamatan Sukodono agar tetap tangguh menjalankan tugas mulia ini.
“Saya sangat bangga sebagai warga Sukodono dan warga Panjunan. Setelah menjadi juara 1, saya tetap akan mengabdi untuk desa saya sampai akhir hayat dan terus menyemangati kader-kader lainnya,” ujar Maslucha dengan penuh haru sesaat setelah menerima penghargaan di RSU Assakinah Medika, lantai 5, Sabtu (29/8/2026).

Dalam penentuan hasil akhir, Maslucha tampil unggul di posisi puncak dengan raihan total 136 poin. Tempat kedua diraih oleh Siti Masritah dari Desa Pademonegoro dengan 119 poin, disusul Indarwati dari Desa Pekarungan di posisi ketiga dengan 111 poin.
Sementara itu, predikat Harapan 1 diraih oleh Maslakha asal Desa Pademonegoro (110 poin), Harapan 2 oleh Tri Handayani dari Desa Sambung Rejo (109 poin), dan Harapan 3 didapatkan oleh Risa Puspitasari dari Desa Pekarungan (107 poin). (Kholid).