Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Kalam Pendidikan/Youth Leading the Change: Menyalakan Gelora Sumpah Pemuda & Aksi Nyata ROOTS Day di SMP Al Muslim
Kalam Pendidikan

Youth Leading the Change: Menyalakan Gelora Sumpah Pemuda & Aksi Nyata ROOTS Day di SMP Al Muslim

By kalamnusantara.com
Oktober 29, 2026 3 Min Read
0

Sidoarjo (kalamnusantara.com) – Memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus memperkuat komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif, SMP Al Muslim menggelar kegiatan Peringatan Sumpah Pemuda x ROOTS Day 2026. Mengusung tema “Youth Leading the Change”, acara yang berlangsung pada Rabu (28/10/2026) di Aula SMP Al Muslim ini mengajak para siswa kelas VII, VIII, dan IX untuk menginternalisasi nilai persatuan melalui tindakan nyata melawan perundungan.

Kegiatan ini menghadirkan Ibu Putri Maharani, M.Psi., Psikolog, seorang Psikolog Klinis dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Kehadiran beliau menjadi pemantik diskusi interaktif untuk membuka wawasan siswa mengenai bahaya bullying serta pentingnya peran aktif generasi muda dalam merangkul sesama.

Peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar momentum nostalgia sejarah perjuangan pemuda tahun 1928, melainkan pengingat bahwa semangat persatuan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Lewat tema “Youth Leading the Change”, perubahan besar diawali dari langkah-langkah kecil: peduli terhadap teman, berani menolak ajakan mengejek, merangkul korban, dan melaporkan tindakan perundungan kepada pihak yang tepat.

Ketua Kegiatan, Ustazah Siska, menegaskan pentingnya pemaknaan Sumpah Pemuda sesuai dengan tantangan zaman sekarang.

“Semangat Sumpah Pemuda perlu kita maknai sesuai dengan tantangan generasi saat ini. Jika dahulu para pemuda berjuang untuk menyatukan bangsa, hari ini siswa dapat meneruskan semangat tersebut dengan membangun persatuan di lingkungan terdekatnya, termasuk dengan berani mengambil sikap ketika melihat perundungan,” tutur Ustazah Siska.

Rangkaian acara dikemas secara edukatif dan terbagi dalam tiga sesi berdasarkan tingkat kelas. Setiap sesi dibuka dengan youth talk bersama Ibu Putri Maharani yang mengupas definisi perundungan, bentuk-bentuk perilaku kekerasan, dampaknya secara psikologis, hingga strategi membangun pertemanan yang sehat.

Setelah youth talk, para siswa diajak berpartisipasi aktif dalam Focus Group Discussion (FGD) kelompok kecil. Setiap kelompok membedah studi kasus mengenai dinamika perundungan yang berpotensi terjadi di lingkungan sekolah. Para siswa mengidentifikasi dampak masalah, menyampaikan argumentasi, serta merumuskan tindakan preventif dan solutif. Hasil diskusi tersebut mendapat tanggapan dan penguatan langsung dari narasumber.

Dalam pemaparannya, Ibu Putri Maharani, M.Psi., Psikolog, mengingatkan pentingnya kepekaan sosial dan sikap saling menghargai.

“Perbedaan adalah hal yang fitrah. Tugas kita adalah menghargai dan menjadikannya sebagai sumber kekuatan, bukan bahan ejekan. Kita juga harus berani berkata tidak ketika melihat perundungan, peka terhadap kondisi korban yang mungkin tidak menunjukkan luka secara nyata, serta berani mengambil sikap dan melaporkan ketika perundungan terjadi,” jelas Ibu Putri.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Al Muslim, Ustaz Yogi, menyampaikan harapannya agar para Agen ROOTS mampu menjadi garda terdepan dalam menginspirasi budaya sekolah yang ramah anak.

“Saya berharap Agen ROOTS dapat menjadi agen perubahan yang menginspirasi siswa lain untuk tidak tinggal diam ketika melihat temannya disakiti, berani mengambil langkah yang tepat dan aman untuk melaporkan perundungan, serta merangkul korban agar mereka merasa didukung dan tidak sendirian,” ujar Ustaz Yogi.

Sebagai puncak acara, seluruh siswa, guru, dan pihak sekolah melakukan penandatanganan deklarasi antiperundungan secara bersama-sama. Deklarasi ini menjadi pilar komitmen kolektif SMP Al Muslim untuk menolak segala bentuk kekerasan dan terus merawat lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghormati.

Sumber: Rilis Humas SMP Al Muslim, diolah Redaksi

Tags:

Hari Sumpah PemudaKalam NusantaraKalam Nusantara MediaPendidikan SidoarjoROOTS Day 2026SMP Al Muslim
Author

kalamnusantara.com

Follow Me
Other Articles
Previous

Heran dan Takjub, Jemaah Umrah Termuda Asal Blitar Ini Pertanyakan Mitos Burung Dara di Masjid Sayyidina Ali

Next

LDKM SD Al Muslim: Latih Kemandirian dan Karakter Pemimpin di Trawas

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
Copyright 2026 — Kalam Nusantara. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme