Buka Puncak UNISCO 2026 di UMAHA, Kadisdik Jatim Dorong Talenta Siswa dan Integritas Generasi Muda
Sidoarjo (kalamnusantara.com) – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., secara resmi membuka ajang Babak Final Umaha National Smart Competition and Olympiad (UNISCO) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Aries mengapresiasi tinggi gelaran UNISCO 2026 yang dinilai menjadi wadah penting dalam mengasah serta menampung berbagai potensi bakat, minat, dan talenta siswa SMA/SMK sederajat dari berbagai daerah.
“Momentum ini sangat membantu saya untuk bisa melihat secara langsung, ternyata banyak sekolah YPM dan SMK kita yang berada di lokasi yang sama,” ujar Aries, Rabu (30/9/2026).
Aries menegaskan bahwa pelaksanaan ajang kompetisi tingkat nasional seperti UNISCO sangat sejalan dengan visi Gubernur Jawa Timur, yakni Jatim Cerdas Pendidikan Berdampak. Visi ini berfokus pada pemberian keleluasaan bagi perguruan tinggi dan sekolah untuk memfasilitasi ragam bakat siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Setiap anak tidak memiliki talenta yang sama. Ada yang kuat di bidang akademik, seni, budaya, maupun olahraga. Ajang apresiasi seperti ini sangat dibutuhkan dan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga peran aktif universitas,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa bangganya karena UNISCO 2026 telah resmi terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sebuah capaian bergengsi yang tidak mudah diraih oleh ajang kompetisi baru. Menurutnya, sertifikat dan peringkat yang diraih para peserta akan menjadi modal berharga untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi impian.
Kepada 90 finalis dari 14 provinsi yang berkompetisi dalam 9 cabang lomba di UNISCO 2026, Aries menyampaikan tiga pesan utama dari Gubernur Jawa Timur:
1. Tunjukkan Kemampuan Terbaik: Peserta diminta tampil maksimal dan tidak setengah-setengah dalam berlomba.
2. Jaga Sportivitas dan Kejujuran: Menang dengan kejujuran adalah bekal integritas utama untuk masa depan.
3. Membangun Jejaring: Memanfaatkan kesempatan berkumpulnya peserta dari 14 provinsi untuk saling bertukar pengalaman dan memperluas pertemanan.
“Bila menang tetap harus rendah hati, dan bila belum menang jangan merasa gagal, karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda,” pesannya memotivasi para peserta.

Aries menyampaikan apresiasi mendalam kepada segenap panitia UNISCO UMAHA 2026. Ia menegaskan kembali posisi Jawa Timur yang terus konsisten menjadi barometer serta kiblat pendidikan nasional.
Capaian tersebut dibuktikan dengan kabar gembira yang baru saja diterima, di mana kontingen murid-murid dari Jawa Timur berhasil meraih predikat Juara Umum pada ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI).
“Ini bukti bahwa seluruh lembaga pendidikan di Jawa Timur sama-sama bangkit dan semangat memberikan yang terbaik bagi murid-muridnya, didukung oleh guru-guru hebat yang terus memberikan dampak positif,” pungkas Aries sebelum memotong pita tanda dibukanya acara secara resmi. (Kholid).