Kayuh Ontel 1.500 Km dari Sumsel ke Jombang Demi Muktamar NU, Gus Ipul: Ini Perjalanan Cinta
Jombang (kalamnusantara.com) – Di antara puluhan ribu warga Nahdliyin yang hadir memadati pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Kamis (27/8/2026), Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Panitia, Drs. H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), secara khusus menyoroti aksi fenomenal seorang warga bernama Arif Hidayat (56).
Pria asal Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, tersebut nekat mengayuh sepeda ontel sejauh lebih dari 1.500 kilometer selama 14 hari demi bisa sampai ke Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang.
”Ini bukan sekadar perjalanan, ini adalah perjalanan cinta kepada Jam’iyyah,” tegas Gus Ipul saat menyampaikan laporannya di hadapan Presiden RI dan para tamu undangan.
Kehadiran Arif Hidayat menjadi salah satu potret keikhlasan dari ribuan warga yang memadati arena muktamar. Gus Ipul memperkirakan helatan akbar ini dimeriahkan oleh lebih dari 50.000 penggembira atau “rombongan Lillahi Ta’ala” dari berbagai penjuru tanah air.
”Ada yang datang berombongan, ada pula yang datang seorang diri. Ada yang naik pesawat, naik kereta, naik bus, menggunakan kendaraan pribadi,” ungkapnya.
Keberkahan Muktamar ke-35 NU ini juga begitu terasa dari masyarakat sekitar. Berdasarkan laporan dari Kiai Hasib Wahab, warga lokal secara spontan datang membawa berbagai sumbangan untuk menyokong kebutuhan acara.
Tanpa diminta dan tanpa ingin terkenal, warga berbondong-bondong menyumbang beras, sayuran, hingga hewan ternak seperti kambing dan sapi. Sebagian dari mereka hanya menyampaikan pesan sederhana, “Ini untuk para Kiai, ini untuk Nahdlatul Ulama.”
Gus Ipul menegaskan bahwa fenomena ini membuktikan kekuatan sejati NU terletak pada kedekatan batin pengikutnya.
”Di situlah kekuatan Nahdlatul Ulama terasa. Bukan semata-mata kekuatan struktur, bukan hanya kekuatan jumlah, tetapi kekuatan cinta, khidmah, gotong royong, dan keikhlasan. Oleh karena itu, NU selalu hidup dari hati para pengikutnya,” tutur Gus Ipul seraya berharap muktamar berlangsung dalam suasana yang gembira dan penuh berkah. (Kholid).
Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden