Penguatan Sinergi dan Profesionalisme, IJTI Korda Majapahit Gelar Rakerda di Jombang

Jombang (kalamnusantara.com) — Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Majapahit menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pokja Jombang di Hotel Green Red Jombang, Jalan Soekarno, Jawa Timur, Kamis (13/8/2026). Mengusung tema “Sinergi & Profesionalisme Jurnalis untuk Kemajuan Daerah”, forum ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus melecut kembali semangat kerja para jurnalis.
Ketua IJTI Korda Majapahit periode 2024–2027, Muhammad Syafiuddin, mengungkapkan bahwa Rakerda ini digelar salah satunya untuk membenahi persoalan administratif keanggotaan yang mencakup wilayah Jombang, Mojokerto, dan Nganjuk. Masa berlaku kartu anggota yang telah habis sejak 2025 mendorong pengurus berkoordinasi dengan Sekretariat IJTI Pusat hingga disepakati digelarnya Rakerda.
”Di IJTI Korda Majapahit kita perlu merata kembali karena kartu anggota sudah habis sejak 2025 lalu. Melalui forum ini, kita bahas isu internal dan mohon digugah kembali semangatnya. Secara umur organisasi kita baru 8 tahun, mari saling berbagi pengalaman agar daya tahan dan manfaat keberadaan jurnalis tetap bertahan,” ujar Syafiuddin dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Ketua IJTI Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Timur, Achmad Wilyanto. Ia menilai kesuksesan panitia dalam menyelenggarakan Rakerda di tengah situasi ekonomi yang redup merupakan capaian yang luar biasa. Kegiatan ini juga dihadiri oleh pemangku kepentingan yang bervariasi, mulai dari jajaran Kepolisian hingga perwakilan BPJS Ketenagakerjaan.

”Ini sejarah bagi teman-teman IJTI Korda Majapahit. Raker adalah bagian dari pengembangan jati diri organisasi. Tujuan kita mendirikan organisasi ini adalah untuk mengakomodir jurnalis televisi agar bisa merepresentasikan dirinya sendiri, kemudian memberikan manfaat kepada masyarakat luas melalui karya-karya yang dibuat,” tegas Achmad Wilyanto.
Ia berharap Rakerda yang berlangsung hingga sore hari tersebut mampu melahirkan solusi atas berbagai permasalahan internal sekaligus merumuskan program kerja nyata yang siap dijalankan demi kemajuan daerah. (Kholid).