Polsek Taman Imbau Siswa SDN Pertapan Maduretno Berani Laporkan Aksi Bullying
Sidoarjo (kalamnusantara.com) – Para siswa SDN Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, diimbau untuk tidak melakukan perundungan (bullying), baik secara langsung maupun melalui media sosial. Sebaliknya, anak-anak didorong untuk saling menghargai sesama teman serta memberanikan diri melapor kepada guru, orang tua, atau pihak terpercaya jika melihat maupun mengalami tindakan bullying.
Pesan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Kanit Binmas Polsek Taman, AKP Abdullah Madjid, saat memberikan edukasi dan penyuluhan kepada siswa-siswi SDN Pertapan Maduretno, Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan kekerasan.

Dalam pemaparannya, AKP Abdullah Madjid menegaskan bahwa bullying tidak hanya terbatas pada kekerasan fisik semata. Tindakan yang menyakiti perasaan dan mengganggu kenyamanan orang lain juga termasuk ke dalam bentuk perundungan.
”Bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik. Ejekan, penghinaan, ancaman, pengucilan, maupun tindakan lain yang menyakiti perasaan dan mengganggu kenyamanan orang lain juga merupakan bentuk perundungan,” jelajah AKP Abdullah Madjid.

Selain pencegahan perundungan, Polsek Taman turut membekali para siswa dengan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya narkoba. Siswa diingatkan untuk berhati-hati dalam bergaul dan menolak pemberian barang atau obat yang tidak jelas asal-usulnya dari orang tak dikenal.

Melalui kegiatan ini, jajaran kepolisian berharap para siswa dapat membentengi diri dengan berani berkata “tidak” pada ajakan negatif, serta mengalihkan energi mereka ke berbagai kegiatan positif seperti belajar, berolahraga, dan mengembangkan bakat di sekolah. (Sukisno).