Rektor UMAHA dr. Hidayatullah Edukasi Warga Pasinan Lemah Putih Soal Deteksi Dini Stroke
Gresik (kalamnusantara.com) — Universitas Maarif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo menggelar sosialisasi program skrining faktor risiko stroke menuju Desa Siaga Stroke di Balai Desa Pasinan Lemah Putih, Kecamatan Wringin Anom, Kabupaten Gresik, Kamis (20/8/2026). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang menjadi bagian dari KKN 2026 ini menghadirkan Rektor UMAHA, dr. Hidayatullah, Sp.N., untuk mengedukasi warga secara langsung mengenai pentingnya mengenali faktor risiko dan gejala stroke sejak dini.
Dalam pemaparannya, dr. Hidayatullah menekankan bahwa stroke merupakan kondisi medis darurat yang dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda peringatan yang jelas. Karena itu, kesadaran masyarakat dalam memetakan faktor risiko serta mengenali tanda awal serangan menjadi kunci utama pencegahan.
Menurut dr. Hidayatullah, konsep Desa Siaga Stroke tidak sekadar berfokus pada tindakan medis saat serangan stroke sudah terjadi, melainkan lebih menekankan pada aspek preventif dan peningkatan kesadaran hidup sehat di tingkat desa.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mampu mengenali dan menghindari faktor risiko stroke sejak dini. Jangan menunggu sampai terjadi serangan stroke baru kemudian kita menyadari pentingnya menjaga kesehatan. Pola hidup sehat, pengendalian faktor risiko, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan bagian penting dari pencegahan stroke,” ujar dr. Hidayatullah.
Dokter Spesialis Saraf tersebut juga mengimbau warga agar tidak mengabaikan keluhan atau gejala fisik abnormal yang muncul mendadak. Ia meminta masyarakat segera mencari bantuan medis ke fasilitas kesehatan terdekat jika menemukan indikasi stroke pada diri sendiri maupun kerabat.
“Edukasi seperti ini harus terus dilakukan agar masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup. Dengan masyarakat yang semakin sadar terhadap kesehatan, kita berharap Desa Pasinan Lemah Putih dapat berkembang menjadi desa yang benar-benar siaga terhadap stroke,” tambahnya.
Selain edukasi kesehatan yang dipimpin langsung oleh sang rektor, program PkM KKN UMAHA 2026 ini juga memadukan pelayanan sosial berupa servis sepeda motor gratis bagi warga sekitar. Kombinasi layanan kesehatan dan teknis ini dihadirkan guna memberikan manfaat langsung yang menyentuh berbagai lapisan kebutuhan masyarakat desa.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen dan dosen UMAHA, mahasiswa KKN, perangkat desa, serta puluhan warga setempat.
Kepala Desa Pasinan Lemah Putih, Titin Setyaningsih, S.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif UMAHA yang menerjunkan jajaran pimpinan hingga mahasiswanya langsung ke lapangan.
“Kami sangat berterima kasih kepada UMAHA yang telah memilih Desa Pasinan Lemah Putih sebagai salah satu lokasi kegiatan. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama sosialisasi tentang skrining faktor risiko stroke. Masyarakat menjadi lebih memahami bagaimana menjaga kesehatan dan mengenali gejala stroke sejak dini,” ungkap Titin, yang juga merupakan alumni UMAHA.
Titin menambahkan, kehadiran program ini membuktikan adanya sinergi positif antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah desa. Ia berharap kolaborasi berkelanjutan dapat terus terjalin di masa mendatang.
“Kami berharap kerja sama seperti ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. Semoga ke depan ada kegiatan-kegiatan lain yang dapat terus mendampingi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Pasinan Lemah Putih,” pungkasnya.
Program KKN UMAHA 2026 dirancang untuk mengasah sensitivitas sosial mahasiswa agar mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan serta keterampilan akademis dalam menyelesaikan persoalan riil di tengah masyarakat. Kehadiran program Desa Siaga Stroke dan servis kendaraan gratis ini menegaskan komitmen UMAHA dalam mendorong pemberdayaan masyarakat desa melalui bidang kesehatan, pendidikan, dan inovasi terapan. (Kholid).