Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
Kalam Nusantara Kalam Nusantara Kalam Nusantara
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Kalam Inspirasi/Sejarah dan Keutamaan Masjid Quba: Jejak Perjalanan Hijrah dan Fondasi Ketakwaan Rasulullah SAW
Kalam InspirasiKalam Pendidikan

Sejarah dan Keutamaan Masjid Quba: Jejak Perjalanan Hijrah dan Fondasi Ketakwaan Rasulullah SAW

By kalamnusantara.com
Oktober 27, 2026 4 Min Read
0

Madinah (kalamnusantara.com) — Masjid Quba memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam sejarah Islam. Sebagai masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah SAW, tempat ibadah ini menyimpan banyak catatan sejarah penting, mulai dari dasar pembangunannya yang berlandaskan takwa hingga keutamaan besar bagi siapa saja yang mendirikannya. Masjid ini terletak di kawasan Quba, sekitar 3 hingga 4 kilometer di sebelah tenggara pusat Kota Madinah, Arab Saudi.

​Penjelasan mendalam mengenai sejarah dan keutamaan Masjid Quba ini disampaikan oleh Ustaz Fahrur Asnar, Mutawif Ar Roudloh Global Tour & Travel, di hadapan sekitar 38 orang jemaah saat kegiatan city tour Madinah pada Senin, 26 Oktober 2026. Sebelum bertolak menuju Masjid Quba, seluruh jemaah terlebih dahulu bersama-sama memanjatkan doa safar yang dipandu langsung oleh sang Mutawif agar perjalanan ibadah mendapatkan keberkahan dan kelancaran.

Keutamaan Masjid Quba diabadikan langsung oleh Allah SWT di dalam Al-Qur’an. Berdasarkan Surah At-Taubah ayat 108, Allah SWT berfirman:

لَا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا ۚ لَّمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَىٰ مِنْ أَوَّلِ يَوْمٍ أَحَقُّ أَن تَقُومَ فِيهِ ۚ فِيهِ رِجَالٌ يُحِبُّونَ أَن يَتَطَهَّرُوا ۚ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِينَ

“Janganlah engkau melaksanakan salat dalam masjid itu (Masjid Dhirar) selama-lamanya. Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba), sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan salat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih.” (QS. At-Taubah: 108).

Ayat tersebut menegaskan bahwa Masjid Quba didirikan di atas fondasi ketakwaan sejak hari pertama berdirinya, sehingga Rasulullah SAW dan umat Islam sangat dianjurkan untuk melaksanakan salat di dalamnya.

Menjelang hijrahnya Rasulullah SAW ke Kota Madinah, kaum musyrikin dan Quraisy sempat membuat strategi tandingan dengan membangun sebuah masjid bernama Masjid Dhirar dengan tujuan untuk mengelabui Nabi. Namun, rencana tersebut tidak dapat menghalangi kemuliaan Masjid Quba yang berdiri di atas tanah milik seorang tokoh dari Bani Amir bin Auf bernama Kalsum bin Hadan.

Kalsum bin Hadan awalnya merupakan seorang musyrik yang memiliki banyak tanah luas di Desa Quba. Menjelang kedatangan Rasulullah SAW dari Makkah, beliau telah memeluk agama Islam dan turut menyambut serta merayakan kedatangan Nabi. Di atas tanah miliknya inilah pembangunan Masjid Quba diperintahkan.

Kini, Masjid Quba telah mengalami banyak renovasi megah, dihiasi dengan pohon-pohon kurma yang rindang, serta jauh lebih luas dan nyaman dibandingkan bentuk aslinya pada masa lampau.

Bagi umat Muslim yang berkunjung ke Madinah, berziarah dan mendirikan salat di Masjid Quba menawarkan keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda:

​“Barang siapa yang bersuci dari rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba dan melaksanakan salat di dalamnya, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala umrah.”

Ustaz Fahrur Asnar mengingatkan, pahala setara umrah ini bukan berarti menggantikan kewajiban ibadah umrah yang sebenarnya, melainkan bentuk keutamaan besar dari amalan di masjid tersebut. Ketika tiba di Masjid Quba, jemaah dianjurkan untuk melaksanakan salat tahiyyatul masjid serta dilanjutkan dengan salat sunnah duha.

Dalam perjalanan hijrah dari Makkah menuju Madinah, Rasulullah SAW memilih untuk singgah terlebih dahulu di perkampungan Quba sebelum memasuki pusat kota Madinah.

Pemilihan lokasi ini didasari oleh kondisi perkampungan Quba yang dinilai sudah menunjukkan kemajuan serta memiliki sumber mata air. Dalam catatan sejarah, Rasulullah SAW menetap di perkampungan ini selama kurang lebih 4 hari (atau 4 hari 3 malam) sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan.

Salah satu momen paling mengharukan dalam sejarah Masjid Quba adalah keterlibatan langsung Rasulullah SAW dalam proses pembangunannya. Nabi Muhammad SAW turun tangan secara langsung mengangkat batu-batu berukuran besar, pelepah kurma, serta material bangunan lainnya.

Saking beratnya batu fondasi yang diangkat, badan Rasulullah SAW bahkan sampai tertelungkup. Ketika para sahabat berinisiatif menawarkan diri untuk menggantikan tugas tersebut agar Nabi bisa beristirahat, Rasulullah SAW dengan tegas menolak. Beliau bersabda, “Wahai sahabatku, biarkanlah aku yang mengangkat batu ini, dan kalian silakan mengambil batu yang lain,” karena beliau ingin meletakkan sendiri batu pertama yang menjadi fondasi utama Masjid Quba.

Melalui perjalanan ini, para jemaah tidak hanya mendapatkan pengalaman ibadah yang berkesan, tetapi juga diingatkan untuk senantiasa mengambil hikmah, meneladani semangat perjuangan para sahabat, serta memaksimalkan ibadah selama berkunjung ke tempat-tempat bersejarah di Kota Madinah.

Suasana kedamaian di Masjid Quba dirasakan langsung oleh para jemaah yang baru pertama kali berkunjung. Salah satu jemaah umrah, Jimmy, mengungkapkan rasa bahagianya dapat beribadah di tempat bersejarah ini. Menurutnya, atmosfer di Masjid Quba sangat menenangkan dan tidak terasa berat saat beribadah, karena dikelilingi banyaknya jemaah lain yang khusyuk.

​”Pertama kali ke sini rasanya senang sekali dan merasa damai karena banyak orang beribadah, jadi tidak berat di masjid. Cuacanya juga sejuk adem, meskipun matahari panas tapi anginnya terasa adem,” tutur Jimmy.

​Kesan serupa disampaikan oleh jemaah lainnya, Anwar. Ia mengaku beribadah di dalam masjid terasa sangat nikmat dan tenang. Namun, ia memberi imbauan praktis terkait fasilitas penunjang bagi jemaah yang akan berkunjung.

​”Ini baru pertama kali juga. Sangat tenang di dalam masjid dan salatnya enak sekali untuk beribadah. Hanya saja tempat wudhunya kurang dekat dari bangunan masjid, sehingga jemaah dihimbau untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum ke sini,” pungkas Anwar. (Kholid).

Tags:

Ar Roudloh Global and TravelAr-Roudloh Travel ManagementArab SaudiCity Tour MadinahIbadah UmrahKalam NusantaraKalam Nusantara MediaKota MadinahMasjid QubaRoyal Hotel MadinahUmrah
Author

kalamnusantara.com

Follow Me
Other Articles
Previous

Cahaya Madinah Al-Munawwarah: Menyelami Sejarah, Keutamaan, hingga Persiapan Spiritual Jemaah Umrah

Next

Ar Roudloh Global Tour & Travel Gelar Khotmil Qur’an di Masjid Nabawi, Doakan Jemaah Umrah Diberi Kelancaran

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak Kami
Copyright 2026 — Kalam Nusantara. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme