UMSIDA Tembus Kluster Mandiri dan Peringkat 6 Nasional, Rektor Bakar Semangat Mahasiswa Baru di Fortama
Sidoarjo (kalamnusantara.com) — Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Dr. Hidayatulloh, M.Si., menyampaikan kabar membanggakan mengenai melejitnya reputasi dan prestasi UMSIDA di tingkat nasional maupun internasional. Hal tersebut disampaikannya secara langsung di hadapan para mahasiswa baru dalam pembukaan kegiatan Forum Ta’aruf Mahasiswa (Fortama) Tahun Akademik 2025/2026.
Dalam pidatonya, Dr. Hidayatulloh memaparkan capaian strategis UMSIDA sepanjang periode 2025–2026 yang menandai lompatan besar kualitas institusi di kancah pendidikan tinggi.
Salah satu pencapaian kuncinya adalah keberhasilan UMSIDA menembus Kluster Mandiri dalam pemeringkatan perguruan tinggi oleh Kementerian Diktisaintek sejak tahun 2025. Kluster Mandiri merupakan tingkatan kualifikasi tertinggi, berada di atas Kluster Utama dan Pratama.
”Alhamdulillah, sejak 2025 UMSIDA sudah masuk Kluster Mandiri. Kita sejajar dengan kampus-kampus besar seperti ITS, Unair, UB, ITB, UGM, IPB, dan kampus ternama lainnya,” ujar Dr. Hidayatulloh.
Dengan status baru ini, Rektor menegaskan bahwa standar kompetisi UMSIDA kini tak lagi berhadapan dengan kampus papan tengah atau bawah, melainkan sejajar dengan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) papan atas. Untuk itu, diperlukan energi besar dan komitmen kuat dari seluruh civitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa.
Kinerja riset dan publikasi ilmiah UMSIDA juga mencatatkan rekor fantastis pada pemeringkatan SINTA (Science and Technology Index) yang mengukur kinerja penelitian, pengabdian masyarakat, inovasi, dan publikasi, tahun 2024 UMSIDA berada di peringkat ke-42 nasional, tahun 2025 UMSIDA melompat drastis ke peringkat ke-6 nasional dari total sekitar 4.500 PTN dan PTS se-Indonesia.
Prestasi ini kian lengkap setelah Umsida berhasil masuk dalam daftar 10 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia Tahun 2025. Dari 10 posisi puncak yang didominasi oleh 9 PTN besar, UMSIDA menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang berhasil menembus posisi 10 besar dengan menduduki peringkat ke-6.
Keberhasilan tersebut juga diapresiasi pemerintah melalui ajang Anugerah Diktisaintek 2025 pada Desember 2025, di mana UMSIDA membawa pulang tiga penghargaan, termasuk dua predikat Gold Winner untuk kategori SINTA Score dan Bidang Pengabdian kepada Masyarakat.
Tak hanya berjaya di dalam negeri, UMSIDA juga menorehkan prestasi gemilang di tingkat internasional:
THE Impact Rankings – SDGs 4 (Quality Education): UMSIDA menembus peringkat 201–300 dunia, peringkat 15 nasional, peringkat 2 Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia, serta menyabet posisi peringkat 1 di Jawa Timur.
Applied Higher Education (Kategori PTS Terbaik): Mengisi peringkat 64 di tingkat ASEAN, peringkat 16 nasional, dan peringkat 3 di Jawa Timur.
UI GreenMetric: Berada di peringkat 984 dunia untuk kategori kampus hijau dan berkelanjutan.
Dr. Hidayatulloh menekankan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari kontribusi nyata karya-karya mahasiswa di bawah bimbingan para dosen. Ia mengajak mahasiswa baru menjadikan capaian ini sebagai pemacu semangat belajar.
”Harapannya, hal ini dapat memotivasi Adik-adik sekalian. Anda memiliki kesempatan yang sangat besar untuk mengukir prestasi sebanyak-banyaknya di level nasional maupun internasional di bawah pembinaan Bapak dan Ibu dosen di UMSIDA,” pungkasnya mendongkrak antusiasme para peserta Fortama. (Kholid).