Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, 42 Ustazah Aisyiyah Bebekan Perdalam Metode Montessori Lewat IHT
Sidoarjo (kalamnusantara.com) — Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik sekaligus memperkuat penerapan pendekatan pembelajaran berbasis Montessori, TPA-TC-KB-TK Aisyiyah Bebekan menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT). Pelatihan intensif yang berlangsung selama dua hari, pada 28–29 Agustus 2026, menjadi wujud komitmen nyata sekolah dalam menghadirkan pendampingan belajar yang optimal dan presisi sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Dirancang secara sistematis dan bertahap, IHT ini membimbing para ustazah mulai dari penanaman pemahaman konsep teoretis hingga praktik simulasi langsung di kelas. Sebanyak 42 ustazah antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan yang disiapkan untuk mencetak pendidik PAUD yang responsif dan terampil.
Hari Pertama: Matangkan Perencanaan Lewat Lesson Plan Montessori
Pelaksanaan hari pertama, Jumat (28/8/2026), berfokus pada penyusunan perencanaan pembelajaran. Ustazah Ega Juventia Ayu Luckrista, S.Pd., hadir sebagai pemateri yang mengupas tuntas mengenai pentingnya lesson plan berbasis Montessori.
Dalam pemaparannya, Ustazah Ega menegaskan bahwa perencanaan yang matang merupakan fondasi utama sebelum pendidik berinteraksi langsung dengan anak di kelas. Materi mencakup perancangan alur kegiatan, penentuan tujuan pembelajaran yang terukur, pemilihan alat peraga dan bahan (Montessori materials), tahapan eksekusi, hingga teknik penyampaian presentasi kegiatan kepada anak.
Selain itu, para peserta dibekali teknik pendampingan edukatif agar anak dapat menjalankan aktivitas secara nyaman, terarah, serta memiliki ruang yang cukup untuk mengeksplorasi potensi diri dan belajar secara mandiri tanpa tekanan.
Hari Kedua: Empat Fondasi Utama dan Pembentukan Karakter Lewat Practical Life
Memasuki hari kedua, Sabtu (29/8/2026), pelatihan dilanjutkan oleh Ustazah Massyuniyah, S.Pd., M.Pd. Sesi ini mendalami empat fondasi utama pembelajaran Montessori dengan sorotan khusus pada area Practical Life (Keterampilan Hidup Sehari-hari).

Ustazah Massyuniyah menekankan bahwa filosofi Montessori tidak hanya menitikberatkan pada pencapaian akademik semata, melainkan mengedepankan stimulasi tumbuh kembang anak secara holistik. Melalui aktivitas Practical Life yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, anak-anak dilatih untuk membangun kemandirian, koordinasi motorik halus (mata dan tangan), fokus konsentrasi, keteraturan, serta rasa tanggung jawab sejak dini.
“Kegiatan ini dilakukan untuk penguatan kepada ustazah agar ustazah serta ABABE bisa berkembang lebih baik lagi ke depannya dan dapat menciptakan generasi-generasi yang hebat,” ujar Ustazah Massyuniyah, S.Pd., M.Pd.
Tidak hanya menyerap materi teoretis, para ustazah terlibat aktif dalam simulasi praktik kegiatan Montessori. Beberapa keterampilan yang dipraktikkan antara lain tata cara memasang dan melepas kaos kaki, melepas serta merapikan tas ke dalam loker pribadi, menyapu lantai, hingga etika berjalan melewati orang lain dengan mengucapkan kata “permisi”.

Para peserta juga mempraktikkan kegiatan spooning, yaitu teknik memindahkan biji-bijian dari satu mangkuk ke mangkuk lain menggunakan sendok. Praktik ini mengajarkan ustazah bagaimana memberikan contoh gerakan yang perlahan, presisi, dan teratur kepada anak. Pendekatan ini menuntut kesabaran agar anak dapat mengamati setiap detail gerakan, memahami alurnya, lalu mencobanya secara mandiri.
Sepanjang pelatihan, suasana interaktif terbangun melalui diskusi kelompok, tanya jawab, dan evaluasi penerapan kegiatan di kelas. Para ustazah mendapatkan ruang untuk merefleksikan serta mengevaluasi metode mengajar yang telah diterapkan selama ini.
Melalui IHT ini, pihak sekolah berharap pemahaman dan keterampilan para ustazah dalam menerapkan prinsip-prinsip Montessori semakin kokoh. Lingkungan belajar yang menyenangkan, terstruktur, dan adaptif terhadap kebutuhan anak diharapkan dapat terwujud secara konsisten.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang TPA-TC-KB-TK Aisyiyah Bebekan dalam mencetak generasi penerus yang mandiri, terampil, percaya diri, serta memiliki karakter positif yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Rahmania Wahida/ Kholid