Kemenag Jatim Dorong Peningkatan Bahasa Inggris Lewat Mini Drama Competition Expo Madrasah 2026, Berikut Daftar Juaranya
Sidoarjo (kalamnusantara.com) — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Timur terus berupaya menghadirkan ruang-ruang inovatif dalam pengembangan potensi peserta didik madrasah. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui ajang Final Mini Drama Competition jenjang MI, MTs, dan MA tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di Sidoarjo, Selasa (1/9/2026).
Kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian EXPO Madrasah Jawa Timur 2026 ini dirancang sebagai upaya Kanwil Kemenag Jatim dalam memberikan ruang bagi para siswa untuk mengasah dan mengembangkan kompetensi Bahasa Inggris melalui metode yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan.
Melalui pendekatan seni pertunjukan, ajang ini membuktikan bahwa pembelajaran bahasa asing tidak melulu harus berlangsung secara kaku di dalam kelas. Dalam kompetisi ini, para peserta tidak hanya dituntut untuk mahir dan percaya diri menggunakan Bahasa Inggris di atas panggung, tetapi juga diajak untuk mengembangkan berbagai keterampilan penting lainnya. Para siswa dilatih mengasah kemampuan berakting, mengolah ekspresi, memperkuat kerja sama tim, serta menumpahkan kreativitas seni mereka.
Tak kalah penting, drama yang dibawakan juga dirancang untuk mendalami dan menyampaikan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya serta pesan-pesan moral yang mendalam kepada para penonton.

Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Ahmad Sruji Bahtiar, yang meninjau langsung pelaksanaan final mengapresiasi keberanian dan kreativitas para siswa madrasah. Ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa memiliki peran yang sangat strategis dalam menunjang kompetensi akademik peserta didik di era global.
“Kalau kita mempunyai ilmu yang banyak, mempunyai kompetensi yang banyak, tetapi tidak mampu menyampaikannya dengan bahasa yang baik dan benar, maka apa yang kita sampaikan tidak akan bisa diserap dengan baik,” ujar Bahtiar saat memberikan motivasi kepada peserta finalis.
Ia menambahkan bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi biasa, melainkan sarana penting untuk membangun hubungan, memahami orang lain, serta menyampaikan ilmu pengetahuan. Penguasaan bahasa internasional seperti Bahasa Inggris menjadi modal utama agar generasi muda madrasah aman dan siap menghadapi persaingan dunia.

Ajang Mini Drama Competition 2026 ini mengusung tema besar “Bridging Eras: Global Heritage and Green Action on Stage”. Tema tersebut mengajak peserta didik untuk menjembatani warisan budaya lokal maupun global dengan kepedulian terhadap isu-isu pelestarian lingkungan hidup modern.
Untuk memperjelas fokus pembentukan karakter di setiap tingkatan, panitia membagi sub-tema khusus berdasarkan jenjang pendidikan:
Jenjang MI: “A Modern Story about Environmental Conservation”
Jenjang MTs: “Indonesian Folktale”
Jenjang MA: “International Folktale”
Antusiasme peserta pada ajang ini sangat tinggi. Berdasarkan data panitia, sebanyak 547 regu dari berbagai daerah di Jawa Timur mendaftar pada babak penyisihan secara daring. Setelah melalui proses penyaringan yang ketat, 10 regu terbaik dari masing-masing jenjang berhak tampil secara luring di babak final untuk memperebutkan gelar juara.
Penilaian juri dilakukan secara komprehensif dengan memprioritaskan aspek kebahasaan (bobot 30%) yang mencakup pronunciation, grammar, fluency, vocabulary, serta ketepatan penggunaan bahasa. Selain itu, juri juga menilai kesesuaian drama dengan tema, ekspresi pementasan, serta unsur kreativitas pendukung lainnya.

Berikut adalah daftar lengkap pemenang Mini Drama Competition EXPO Madrasah Jawa Timur 2026:
Tingkat Madrasah Aliyah (MA)
Juara 1: MAN 1 Banyuwangi
Juara 2: MAN 1 Jember
Juara 3: MAN Insan Cendekia Pasuruan
Juara Harapan 1: MAN 6 Jombang
Juara Harapan 2: MAN 1 Bojonegoro
Juara Harapan 3: MAN 1 Lamongan
Tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs)
Juara 1: MTsN 1 Kota Malang
Juara 2: MTsN 4 Tulungagung
Juara 3: MTsN 5 Jombang
Juara Harapan 1: MTsN 1 Sidoarjo
Juara Harapan 2: MTsN Kota Batu
Juara Harapan 3: MTsN 9 Kediri
Tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI)
Juara 1: MI Al Azhar Bandung Tulungagung
Juara 2: MIN 1 Kota Malang
Juara 3: MIN 4 Madiun
Juara Harapan 1: MIN 1 Lamongan
Juara Harapan 2: MIN 1 Kota Madiun
Juara Harapan 3: MIN 3 Bondowoso
Melalui suksesnya penyelenggaraan kompetisi ini, Kanwil Kemenag Jatim berharap madrasah-madrasah di Jawa Timur dapat terus menerapkan pembelajaran Bahasa Inggris yang kontekstual dan adaptif, sehingga melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga berwawasan global dan percaya diri. (Kholid).