Presiden Prabowo Paparkan Swasembada Pangan hingga MBG di Muktamar NU: Indonesia Insya Allah Bangkit
Jombang (kalamnusantara.com) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan optimisme tinggi terhadap masa depan Indonesia saat membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Kamis (27/8/2026). Dalam pidatonya, Kepala Negara menyampaikan apresiasi mendalam kepada para kiai dan ulama atas konsistensinya dalam mengawal kerukunan dan kedamaian bangsa.
”Menjaga kerukunan umat dan kerukunan antarumat. Menjaga kedamaian di desa dan mendoakan bangsa tanpa meminta apa pun kepada negara. Terima kasih. Hormat saya kepada para ulama semuanya,” tutur Presiden Prabowo.
Mendekati dua tahun masa kepemimpinannya, Presiden mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa kemitraan strategis tersebut menjadi fondasi kuat dalam meraih berbagai pencapaian program pembangunan nasional.
”Indonesia insya Allah akan bangkit. Saya hampir 2 tahun jadi Presiden Republik Indonesia. Saya terima kasih dukungan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, terima kasih. Dengan belum sampai 2 tahun, kita telah mencapai prestasi-prestasi besar,” kata Presiden.
Di antara capaian utama yang disinggung adalah keberhasilan Indonesia mewujudkan swasembada pangan serta kesiapan menuju kemandirian energi. Pemerintah menargetkan dalam waktu dekat Indonesia dapat menekan ketergantungan impor Bahan Bakar Minyak (BBM).
Selain itu, Presiden menyoroti realisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini dinilai telah menjangkau skala masif dengan puluhan ribu dapur umum yang beroperasi secara nasional.
”MBG sudah sekarang dinikmati lebih dari 62 juta penerima manfaat. Kepala BGN yang baru sudah ada di sini. Ini anak muda yang jantungnya kuat. MBG adalah program yang besar. Tantangannya banyak, kekurangannya masih banyak, tapi kita akan selesaikan semua kekurangan tersebut. Karena yang penting adalah manfaat harus diterima oleh semua anak-anak kita dan semua ibu-ibu hamil dan semua orang tua lanjut usia,” tegasnya.
Menutup keterangannya terkait program prioritas, Presiden mengumumkan peluncuran puluhan ribu Koperasi Merah Putih dalam waktu dekat untuk memperkuat sistem distribusi nasional. Langkah ini diambil untuk memastikan komoditas berpenjualan subsidi dapat diakses langsung oleh masyarakat tanpa praktik penyelewengan.
”Kita akan menjamin semua barang yang disubsidi rakyat akan sampai ke rakyat dengan harga serendah-rendahnya, harga subsidi. Barang subsidi tidak boleh diperdagangkan dan tidak akan diperdagangkan,” pungkas Presiden Prabowo. (Kholid).
Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden