Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Pemberantasan Korupsi dan Optimisme Kebangkitan Ekonomi
Jombang (kalamnusantara.com) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato penuh optimisme saat menghadiri pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Di hadapan para kiai, nyai, dan santri, Kepala Negara menegaskan ketahanan nasional Indonesia di tengah dinamika tantangan alam global, sekaligus menyerukan komitmen bersama dalam memberantas praktik korupsi.
Presiden mengakui bahwa Indonesia menghadapi tantangan yang tidak ringan, mulai dari dampak fenomena cuaca ekstrem El Nino hingga posisi geografis kepulauan. Meski demikian, potensi dan karunia kekayaan alam nasional dinilainya menjadi modal vital bagi kebangkitan Indonesia.
”Saudara-saudara, prestasi kita cukup, tantangan kita banyak. Cuaca El Nino yang sangat kuat, tantangan karena kita hidup di gugusan pulau yang sangat makmur, tapi juga penuh dengan tantangan-tantangan alam. Tapi negara kita kuat dan semakin kuat,” ujar Presiden Prabowo.
Ia mengungkapkan ditemukannya ladang gas dan emas baru yang melimpah. Prabowo optimistis kekayaan tersebut akan mendorong Indonesia bangkit secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang.
Kendati memiliki potensi besar, Presiden menekankan kunci utama keberhasilan bangsa terletak pada keberanian dalam memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya guna mencegah kebocoran kekayaan negara ke luar negeri.
”Yang penting kita harus berani memberantas korupsi! Korupsi ini yang mengakibatkan banyak kekayaan kita hilang dibawa lari ke luar negeri. Tapi kita mulai menutup, kita mulai menghentikan itu, insya Allah negara kita akan tambah kuat,” tegasnya.
Presiden menambahkan, penghematan anggaran yang dilakukan pemerintah telah menyelamatkan dana hingga ratusan triliun rupiah. Seluruh hasil penghematan tersebut akan dialokasikan kembali untuk kepentingan masyarakat miskin dan rentan.
Mengakhiri pidatonya, Prabowo mengapresiasi kontribusi Nahdlatul Ulama sebagai pilar kerukunan dan kekuatan bangsa. Rangkaian kegiatan Muktamar NU di Jombang ini dijadwalkan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
”Terima kasih Nahdlatul Ulama, terima kasih para kiai, terima kasih para ibu-ibu nyai, terima kasih para santri-santriwati. NU kuat artinya Indonesia kuat! Kalau NU rukun, Indonesia rukun! NU berkhidmat, Indonesia bermartabat!” seru Presiden Prabowo. (Kholid).
Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden