Tekan Kasus Perundungan, Sat Binmas Polresta Sidoarjo Edukasi Warga Katerungan Krian Lewat Curhat Kamtibmas
Sidoarjo (kalamnusantara.com) – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Sidoarjo terus berupaya mempererat sinergi dan komunikasi dengan warga. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Curhat Kamtibmas yang dilaksanakan di Balai Desa Katerungan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa (18/8/2026).
Acara tersebut hadir sebagai wadah dialog interaktif sekaligus sarana edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) antara jajaran kepolisian dan warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas Polresta Sidoarjo, Kompol Inggit Prasetyanto, memberikan pemaparan khusus mengenai persoalan bullying atau perundungan yang kini dinilai membutuhkan perhatian ekstra dari seluruh lapisan masyarakat.

Kompol Inggit memaparkan berbagai variasi tindakan perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekitar, mulai dari perundungan fisik, verbal, psikologis, hingga perundungan siber (cyber bullying) yang marak memanfaatkan platform digital.
Ia menegaskan bahwa perundungan membawa dampak destruktif bagi korban, terutama anak-anak. Selain dapat mengganggu kesehatan mental dan psikologis korban dalam jangka panjang, tindakan bullying juga memiliki konsekuensi hukum yang tegas bagi para pelakunya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Bullying harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan sampai perundungan dianggap sebagai hal biasa, karena dapat memberikan dampak serius bagi korban. Apabila menemukan adanya perundungan, segera komunikasikan dan cari penyelesaian bersama,” tegas Kompol Inggit di hadapan para peserta yang hadir.
Dorong Deteksi Dini dan Sinergi Lingkungan
Selain mengedukasi persoalan perundungan, Kasat Binmas juga mengajak masyarakat Desa Katerungan untuk tidak ragu terbuka menyampaikan berbagai persoalan lingkungan maupun masalah pribadi yang membutuhkan jalan keluar.
Pihaknya mengimbau warga untuk senantiasa mengedepankan koordinasi aktif dengan kepala desa dan Bhabinkamtibmas setempat. Dengan pola komunikasi tersebut, setiap potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi lebih awal dan diselesaikan secara bersama-sama.
Melalui program Curhat Kamtibmas, Polresta Sidoarjo berkomitmen untuk terus merawat kedekatan serta mendengarkan secara langsung aspirasi dan keluhan warga. Langkah preventif dan respons cepat ini diharapkan dapat mewujudkan lingkungan bermasyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sidoarjo. (Sukisno).